Ringkasan
Jurnal :
‘’ Ekstrasi Multi Tahap Kurkumin Dari Kunyit (Curcuma
Domestica Valet ) Menggunakan Pelarut Etanol ”
a.
Latar belakang
Penelitian ini
mempelajari ekstraksi multi tahap kulkumin dari kunyit. Tujuan dari penelitian
ini adalah mengetahui kondisi terbaik dalam ekstraksi multi tahap kurkumin dari
kunyit ( Kurkuma Domestica Valet), sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan
efesiensi prosesnya. Penelitian ini dilakukan karna penelitian mengenai
eksrtaksi multi tahap kurkumin dari kunyit belum banyak dilakukan.
b. Hasil
dan Pembahasan
·
Analisa Kuantitatif
Berdasrkan pengamatan produk berbentuk
pasta berwarna coklat kemerahan dengan bau yang khas, sukar larut dalam air
tapi mudah larut dalam alkohol.
·
Analisa Rendemen Ekstrasi
1. Pengaruh
waktu ekstraksi pada Randemen Ekstrak
Semakin lama
waktu ekstraksi maka % hasil yang dieroleh akan semakin besar.
2. Pengaruh
konsentrsi pelarut terhadap Rendemen Ekstrak
Semakin tinggi konsentrasi pelarut semakin banyak
menghasilkan rendemen ekstrakny.
3. Pengaruh
jumlah tahap ekstrak terhadap Rendemen Ekstrak
Rendemen ekstrak yang dihasilkan cenderung munurun
dengan peningkatan jumlah tahap ekstrak . Yaitu tahap ekstrak 2 tahap
menghasilkan rendemen ekstrak yang lebih banyak dibandingkan ekstraksi 3 tahap.
·
Analisa kadar Kurkumin
1. Pengaruh
waktu ekstraksi terhadap kadar Kurkumin
Semakin lama waktu ekstraksi maka % hasil yang
diperoleh semakin besar
2. Pengaruh
konsentrasi pelarut terhadap Kurkumin.
Semakin tinggi konsentrasi pelarut (Etanol) maka
semaikin banyak kurkumin yang larut kedalam etanol dan semakin banyak kurkumin
yang terekstrak.
3. Pengaruh
jumlah ekstraksi tahap ektrasi terhadap kadar
Bertambahny jumlah tahap ekstrasi kurkumin akan
meningkatkan jumlah ekstrak yang diperoleh.
Rendemen adalah berat prodak
yang didapat dari setiap run dibandingkan terhadap berat bahan baku kunyit.
c. Peluang
Penelitian Selanjutnya
Dari penelitian ini ekstraksi dua tahap
lebih disarankan untuk digunakan dalam mengekstraksi kurkumin dari kunyit. Dan
untuk penelitian selanjutnya pelarut etanol konsentrasi 96% merupakan pelurut
terbaik yang dapat digunakan.

