Ringkasan Jurnal
Judul :
SUPPLY CHAIN SIRKULASI BOTOL TEH BOTOL SOSRO
Penulis
: Aditya Priyambodo, Yandra Rahadian Perdana
Penerbit : Teknik Industri Universitas Islam
Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Tahun terbit :
2011
Link Jurnal : http://journal.uin-suka.ac.id/media/artikel/INT140101- Jurnal%20Inovasi%20Industri%20Vol%201%20No.%202-4.pdf
SUPPLY CHAIN
SIRKULASI BOTOL TEH BOTOL SOSRO
(Studi Kasus di PT.
Sinar Sosro, Ungaran)
PENDAHULUAN
Peran
jaringan distribusi dan tarnsfortasi sangatlah vital terhadap produk-produk
yang beredar di pasaran, yang memungkinkan produk pindah dari lokasi produksi
ke lokasi konsumen akhir yang sering kali dibatasi oleh jarak yang sangat jauh.
Supply Chain Management (manajemen Rantai Pasokan) adalah manajemen mengenai
arus barang sejak dari sumber yang paling hulu sampai ke ujung hilir paling
akhir yaitu konsumen. Supply chain adalah jaringan perusahaan-perusahaan yang
secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan mengantarkan suatu produk ke
tangan pemakai akhir. Perusahaan-perusahaan tersebut biasanya termasuk
supplier, pabrik, distributor, retail, serta perusahaan-perusahaan pendukung
seperti perusahaan jasa logostik (Pujawan, 2005). Tujuan utama supply chain
management adalah penyerahan/pengiriman produk secara tepat waktu demi
memuaskan pelanggan, mungurangi biaya, meningkatkan segala hasil dari seluruh
rantai pasokan (bukan hanya satu perusahaan), mengurangi waktu penyampaian dan
memuaskan kegiatan perencanaan dan distribusi (Ellesmare, 1995).
METODE PENELITIAN
Sumber Data
Data penelitian
bersumber dari Departement Production and Maintenance, Dapertament Gudang PIPB
(Peti Isi Peti Botol), dan Departement Personalia and General Affair. Tujuan
penelitian untuk mengetahiu system supply chain management sirkulasi botol
produk Teh Botol Sosro terkait pengiriman produk jadi dan penarikan botol
kembali ke pabrik (aktivitas reverse logistics).
Analisis Data
Berikut
adalah langkah-langkah pengolahan data terkait inventory dan hasil produksi di
PT. Sinar Sosro, Ungaran. Menurut Pujawan (2005), beberapa ukuran yang bias digunakan
untuk memonitori kinerja dan hasil produksi di PT. Sinar Sosro
1. Tingkat
perputaran persediaan (inventory turnover rate)
2. Inventory
days of supply adalah rata-rata jumlah hari suatu peusahaan bias beroperasi
dengan jumlah persediaan yang dimiliki
3. Fill
rate adalah persentasi jumlah item yang tersedia ketika diminta oleh pelanggan.
PEMBAHASAN
Data Persediaan Bulan Juni 2011,
sumber data : Data rencana produksi dan persedian Departement PEM.
Berdasarkan data,
dapat diketahui bahwa PT. Sinar Sosro untuk produksi TBS, antara lain sebagai
berikut :
1. Tidak
melakukan penyimpanan PI dalam jangka waktu yang cukup lama
2. Jumlah
pengeluaran/produksi PI selalu lebih rendah dari jumlah persediaan PB (PI≤PB)
hal ini karena botol sebagai bahan pengemas merupakan salah satu komponen bahan
yang harus ada untuk mendukung proses produksi.
3. Jumlah
persediaan PB yang ada selama bulan Juni belum mampu mendukung rencana produksi
yang telah ditetapkan
4. Terdapat
7 hari dimana terdapat kondisi jumlah persediaan PB melebihi target rencana
produksi.
5. Terdapat
6 hari dimana catatan produksi kosong
KESIMPULAN
Berikut
ini adalah kesimpulan dalam penelitian ini :
1. PT.
Sinar Sosro Cabang Ungaran memproduksi The Botol Sosro (TBS), Fruit Tea Botol
(FTB) dengan 2 rasa, yaitu rasa apel dan black currant, S-Tee, dan Joy Tea
Green.
2. Proses
produksi TBS secara umum terdiri 3 langkah yaitu :
a.
Proses pembuatan air baku dan air softener di
Unit Water Treatment (WT)
b. Proses pembuatan sirup gula, Teh Cair Pahit
(TCP), pencampuran TCP- sirup gula menjadi Teh Cair Manis (TCM) dan pasteurisasi
di Unit Kitchen
c. Proses pembotolan TCM pada Bpttling Line (±36.000
botol per jam)
3. Produk
yang dihasilkan oleh PT. Sinar Sosro Ungaran aman bagi kesehatan karena tidak
mengandung 3P, yaitu pengawet, pewarna, dan pemanis buatan.
4. Proses
pembuatan TBS membutuhkan bahan baku dan bahan pendukung, yakni bahan baku the kering
(jasmine tea), gula industry rafinasi dan air. Bahan baku kemasan adalah Crown
cork, botol, dan krat.
5. Semua
langkah produksi dilakukan pengendalian mutu
6. Salah
satu cara untuk mempertahankan kualitas dan menghasilkan produk sesuai harapan
konsumen adalah dengan melakukan sanitasi secara periodic, yang secara umum
dibedakan menjadi Daily Maintenance dan weekly Maintenent
7. System
supply Chain Management yang diterapkan PT. Sinar Sosro sudah sangat baik.
8. Ketersediaan
PB terkadang menjadi penghambat factor proses produksi
9. Aplikasi
reverse logistic sudak baik diaplikasikan, walaupun PT. Sinar Sosro Ungaran
masih belum optimal untuk manangani permintaan dari kantor penjualan (KP)
10. Pemasaran
dari hasil produksi PT. Sinar Sosro Cabang Ungaran dilkukan oleh PT. Sasanamaya
Tirtamukti untuk wilayah sebagian Jawa Barat, Seluruh Jawa Tengah dan DIY.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar